Langsung ke konten utama

BAB III METODE PENELITIAN (PENGARUH INTENSITAS PENYIRAMAN DAN UKURAN POLYBAG TERHADAP PERTUMBUHAN CEMARA UDANG (Casuarina equisetifolia Linn.) SAMPAI UMUR 4 BULAN)


BAB III
METODE PENELITIAN
33.1. Lokasi dan Waktu Penelitian
3.1.1.      Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di Greenhouse, Laboratorium Silvikultur Intensif, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada.
3.1.2.      Waktu Penelitian
Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan (Oktober 2015 sampai dengan Februari 2016).
3.2.  Bahan dan Alat
3.2.1.      Bahan yang digunakan yaitu
1.   Benih cemara udang.
2.   Polybag dengan ukuran besar (10 cm x 15 cm), sedang (12 cm x18 cm), dan besar (15 cm x 20 cm).
3.   Media tanam : pasir dan pupuk organik dengan perbandingan 2:1
3.2.2.      Alat yang digunakan yaitu
1.   Caliper/jangka sorong
2.   Mistar ukur
3.   Alat tulis
4.   Bak tabur
5.   Label
6.   Timbangan
7.   Oven
33.3.Layout Peneitian

Penelitian ini belum menggunakan pengacakan

Keterangan :

AK : Penyiraman 2 kali sehari dalam polybag kecil (10 cm x 15 cm)
AS : Penyiraman 2 kali sehari dalam polybag sedang (12 cm x 18 cm)
AB : Penyiraman 2 kali sehari dalam polybag besar (15 cm x 20 cm)
BK : Penyiraman 1 kali sehari dalam polybag kecil (10 cm x 15 cm)
BS : Penyiraman 1 kali sehari dalam polybag sedang (12 cm x 18 cm)
BB : Penyiraman 1 kali sehari dalam polybag besar (15 cm x 20 cm)
CK : Penyiraman 2 hari sekali dalam polybag kecil (10 cm x 15 cm)
CS : Penyiraman 2 hari sekali dalam polybag sedang (12 cm x 18 cm)
CB : Penyiraman 2 hari sekali dalam polybag besar (15 cm x 20 cm)
DK : Penyiraman 4 hari sekali dalam polybag kecil (10 cm x 15 cm)
DS : Penyiraman 4 hari sekali dalam polybag sedang (12 cm x 18 cm)
DB : Penyiraman 4 hari sekali dalam polybag besar (15 cm x 20 cm)


33.4. Cara Kerja
1.      Mempersiapkan alat dan bahan serta tempat yang dibutuhkan untuk penelitian.
2.      Menabur benih cemara udang
3.    Memilih semai cemara udang dengan kriteria tinggi dan diameter yang hampir seragam sebanyak 120 batang
4.      Memindahkan semai cemara udang ke polybag yang berukuran 10 cm x 15 cm, 12 cm x 18 cm, dan 15 cm x 20 cm masing-masing 10 ulangan.
5.      Memberi perlakuan terhadap semai yaitu penyiraman 2 kali sehari, 1 kali sehari, 2 hari sekali, 4 hari sekali.
6.      Mengukur tinggi, diameter, dan percabangan setiap 1 minggu sekali.
7.      Memilih 3 semai pada masing-masing perlakuan diakhir penelitian dan memisahkan bagian bawah dan bagian atas tanaman, dicuci bersih dan ditimbang berat basah masing-masing bagian.
8.      Mengoven bagian bawah dan bagian atas tanaman selama 48 jam.
9.      Menimbang berat kering dari bagian bawah dan bagian atas tanaman.
33.5. Pengumpulan Data
Data dalam penelitian ini diperoleh dari pengukuran diameter, tinggi, dan percabangan semai cemara udang pada perbedaan intensitas penyiraman (2 kali sehari, 1 kali sehari, 2 hari sekali, 4 hari sekali)  dan ukuran polybag besar (10 cm x 15 cm), kecil (12 cm x 18 cm), dan besar (15 cm x 20 cm). Pengukuran dilakukan setiap 1 minggu sekali sampai umur 4 bulan.
33.6. Pengolahan data
1. Menghitung jumlah semai yang sehat dalam setiap perlakuan
2. Menghitung rata-rata pertumbuhan diameter, tinggi dan percabangan pada setiap perlakuan dengan cara merata-rata hasil pengukuran akhir dari setiap perlakuan.
3. Membuat grafik pertumbuhan tinggi, diameter, dan percabangan semai cemara udang
4. Menghitung top root ratio dengan cara berat kering bagian atas tanaman dibagi dengan berat kering bagian bawah tanaman dalam setiap perlakuan
5. Membuat grafik rata-rata top root ratio penyiraman dan ukuran polybag

6. Menganalisis data dengan menggunakan uji anova

Komentar